Menu Close

Google Ads

Apa itu Google Ads?

Google Adwords adalah produk periklanan yang dibuat oleh Google untuk mempermudah penjualan para pengusaha ini awal peluncurannya disebut Google Adwords, tapi akhirnya dipersingkat menjadi Google Ads. Tapi pada intinya fungsinya tools ini adalah sarana untuk mengiklankan bisnis yang dengan mudah dapat ditemukan pelanggan yang mencari produk yang ditawarkan di Google Search.

Pasti Anda bertanya-tanya bagaimana caranya agar produk atau jasa Anda bisa dengan mudah ditemukan oleh calon pembeli bukan? Tapi untuk Anda yang belum mengetahui caranya dan mengira kalau semua ini butuh keahlian dalam koding, mungkin ada benarnya. Tapi Anda tidak harus jadi ahli dalam koding untuk bisa mengimplementasi Google Ads, karena itu sebagian besar pengusaha tidak mau repot dan mempercayakan pemasaran produknya pada Digital Agency.

Google Adwords juga memiliki search engine dan jaringan network yang sangat luas dan kita bisa tau barang atau topik pembahasan apa yang sedang trend dan dicari oleh para warga net. Tentu saja Anda harus punya keunggulan yang dapat menjual dari setiap pesaing Anda serta tujuan yang jelas dalam pembahasan dalam penjualan Anda.

Cara menggunakan Google Adwords sebetulnya sangat mudah bahkan biaya yang dikeluarkan cenderung sangat murah dan prosesnya juga cukup cepat. Google Adwords sangat tertarget sesuai dengan kata kunci dan penggunaannya cukup luas untuk mentargetkan calon pembeli dengan menetapkan kata kunci yang tepat yang sesuai dengan produk atau jasa yang Anda tawarkan dan penempatan iklan ditempatkan dimanapun yang Anda inginkan hingga mudah untuk ditemukan oleh calon pelanggan dengan cost yang dapat ditentukan sesuai budget yang Anda miliki. Bahkan Anda dapat menargetkan iklan secara lokal bahkan global.

Anda hanya akan dikenakan biaya kalau ada yang klik iklan tersebut. Tapi jika iklan Anda hanya dilihat saja, maka Anda tidak akan dikenakan biaya sedikitpun. Anda bisa dengan mudah menargetkan target pasar dan menjaring calon pelanggan dengan menggunakan keyword, topik, lokasi, dan waktu yang tepat.

Cara beriklan di Google Adwords

Ada dua cara untuk beriklan di Google Adwords, yang pertama adalah dengan sistem PPM atau ( Pay Per Million Impressions ). Dengan sistem ini Anda hanya akan membayar produk yang Anda iklankan melalui Google jika jumlah Impression atau iklannya sudah mencapai seribu. Sistem yang kedua adalah sistem PPC atau ( Pay Per Click ), dengan sistem ini Anda hanya akan membayar jika iklan yang dipasang di click. Intinya apabila iklan Anda tampil di mesin pencarian Google tapi tidak ada yang melakukan click, Anda tidak akan dibebankan biaya sedikitpun.

Strategi beriklan

Dalam beriklan tentu harus mempunyai strategi yang tepat, begitu juga dengan pemasaran menggunakan Google Adwords. Salah strateginya adalah dengan menggunakan “Kata Kunci” atau biasa disebut keyword pencari. Dengan menggunakan kata kunci yang tepat dan sesuai dengan produk atau jasa yang Anda. Contohnya jika Anda mempunyai jasa mencuci helm dan ingin mengiklankannya, maka Anda harus menargetkan keyword “cuci helm” pada Google Adwords, maka iklan Anda akan muncul pada hasil pencarian saat pengguna lain mencari keyword yang sesuai dengan yang Anda pasangkan.

Platform

Google ternyata juga menyediakan tools untuk melihat data yang akurat mengenai jumlah pencarian dan tingkat kompetisi pemakaian dari suatu keyword untuk dapat beriklan di Google Adwords. Jika ingin mengetahui trend keyword yang dalam waktu dekat ini sedang menjadi trend di kalangan warga net, kini Anda bisa menggunakan Google Insight atau Google Trends supaya kita bisa berkampanye  dengan menggunakan keywords tersebut.

Namun demikian Anda tentu harus menginvestasikan waktu dan kemampuan untuk dapat mengelola kampanye iklan yang sedang diiklankan secara efisien, karena sistem pengaturan atau settingnya sangat banyak, dan itu dapat mempengaruhi efektivitas kampanye iklan.

Jika Anda bertanya apakah Anda bisa menjalankan Google Adwords sendiri tanpa bantuan Agency? Tentu saja bisa! Anda bisa membayar secara langsung kepada Google untuk setiap iklan yang di-klik dan Anda bisa mengakses laporan marketing secara real-time.

Google Adwords sangat memudahkan dan menguntungkan sekali bukan? Cara untuk mendaftar Google Adwords juga tidak sulit, Anda hanya membutuhkan akun Google pribadi Anda sendiri saja dan sudah bisa terhubung dengan Google Adwords. Anda hanya tinggal mempelajari dan memperdalam bagaimana cara mengimplementasikannya lebih lanjut saja.

Related Training

10 Alasan Teratas Kenapa Kampanye PPC Adwords Anda Gagal

Apa Anda pernah merasa terlalu boros hanya untuk Kampanye PPC Adwords tanpa merasakan adanya perkembangan?

“Pengeluaran pada PPC Google Adwords meningkat 21% dari tahun ke tahun, di Q1 2017 naik dari 19 persen di Q4 2016 – SearchEngineLand”

Mesin Pencarian berkembang dengan sangat pesat (baik Google maupun Bing) dan karena itu, iklan pencarian berbayar akan terus menjadi salah satu sarana yang paling efektif berkampanye untuk tahun-tahun mendatang.

Tapi, pada kenyataannya tidak mudah melakukan kampanye dengan menggunakan Google Ads sehingga hal ini mungkin membuat Anda masih mencari laba atas investasi (Return On Investment) atau Anda ingin lebih mengoptimalkan kampanye.

Setelah kami memeriksa beberapa Akun, akhirnya kami menemukan adanya beberapa hal yang menjadi penyebab mengapa kampanye Penelusuran PPC Anda mungkin tidak berjalan dengan baik, tapi kami mempersempitnya menjadi 10 teratas.

1. Apakah Kampanye Anda Cuma Menargetkan Kata Kunci Secara Luas?

Anda tidak harus bingung dengan kata kunci yang luas pada Google Ads, Anda dapat menentukan dengan leluasa waktu dan tempat target pasar.

Apakah kampanye Anda lebih banyak menargetkan satu atau dua kata kunci saja? Jika menggunakan hanya satu kata kunci saja itu akan terlalu generik dan jika Anda menggunakan dua kata kunci kemungkinan akan menarik lebih banyak klik yang tidak relevan.

Berikut kami akan memberikan contoh software sebuah perusahaan perbankan terkemuka yang ingin menghasilkan prospek dari para pemilik akun lain yang tertarik dengan software mereka. Mereka ingin menargetkan beberapa keyword berikut karena mereka pikir semua ini relevan dengan software yang mereka tawarkan:

  • “AI”
  • “Kecerdasan Buatan” (Artificial Intelligence)
  • “Perbankan”
  • “Blockchain”
  • “Perbankan Digital”
  • “Inovasi”
  • “Teknologi”

Meskipun semua kata kunci ini cukup relevan dengan Industri Perbankan, keyword tersebut cenderung dicari oleh orang-orang yang memiliki niat lain. Keyword tidak selalu berbicara tentang pencarian yang dicari oleh orang lain.

Dengan keyword yang luas seperti ini kampanye Anda pasti akan gagal. keyword yang tidak selaras dengan software  perbankan. Penting sekali untuk mengetahui lebih dahulu apa yang sebenarnya dicari oleh orang-orang saat mengetik kata kunci tertentu. Istilahnya, siapa saja yang dapat melakukan penelitian tentang teknologi yang berbeda atau teknologi yang dapat menghasilkan mata uang digital (cryptocurrencies).

Jadi, keyword berikut yang terdiri dari 4 kata atau lebih khusus untuk penawaran software mereka dapat menarik lebih banyak bertarget:

  • “Perangkat Lunak Perbankan dengan AI”
  • “Perangkat Lunak Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence) untuk Perbankan”
  • “Perangkat Lunak Blockchain untuk Perbankan”
  • “Solusi Perangkat Lunak Perbankan Digital”
  • “Inovasi dalam Perangkat Lunak Perbankan”
  • “Tren Teknologi di Industri Perbankan”

2. Apa Anda Memiliki tulisan Kampanye yang Menarik dan Relevan?

Ini mungkin terdengar sangat dangkal, tapi kami telah melihat banyak iklan teks yang digunakan untuk beberapa kata kunci yang berbeda dan tidak terkait.

Bayangkan orang yang mencari di Google untuk ‘perbankan digital’ dan melihat iklan generik tentang software teknologi perbankan. Kedua iklan di bawah ini muncul untuk istilah pencarian “Perbankan Digital”:

Dari dua iklan tersebut, iklan manakah yang lebih relevan bagi seseorang yang mencari “perbankan digital”? Tentu saja iklan yang kedua tampaknya lebih sesuai dengan kata kunci.

3. Halaman Apa Yang Relevan, Cepat Ditemukan, dan Dapat Dipersingkat?

Banyak pengguna website yang bingung. Butuh waktu kurang dari 10 detik untuk memutuskan apakah kita menemukan apa yang kita cari di halaman web tertentu. Kita memiliki banyak opsi situs web untuk dipilih dan bergegas dari situs web satu ke situs web lain untuk mendapatkan apa yang kita inginkan.

Idealnya, harus ada halaman arahan khusus tentang produk atau layanan yang Anda iklankan dengan iklan teks tertentu. Jika landing page tidak dimuat dalam 10 detik atau landing page memiliki banyak gangguan dalam konten dan tata letak, kemungkinan besar itu akan membuat pengunjung pergi ke tempat lain.

Alat PageSpeed Insights oleh Google dapat menyarankan landing page yang disiapkan dalam hal kecepatan memuat halaman. Jika di bawah skor 70 maka harus menaikkan bendera merah.

Berikut adalah dua halaman arahan yang muncul untuk pencarian “penyedia layanan perangkat lunak perbankan digital” di Google:

Ada dua contoh landing page di bawah ini, perhatikan bagaimana landing page pertama di sebelah kiri penuh dengan konten, tidak secara khusus membahas “software perbankan digital”, dan menawarkan beberapa ajakan panggilan aksi (Call To Actions) yang dapat membingungkan pengguna.

Namun, laman arahan kedua jauh lebih baik dalam menawarkan konten terfokus seputar solusi perbankan digital dengan ajakan bertindak yang jelas dan tunggal panggilan aksi (Call To Actions):

Contoh Halaman Landas Yang Buruk                       Contoh Halaman Landas Yang Baik

       

Apakah kampanye yang And kirim membuat setiap pengunjung ke halaman beranda situs web Anda, terlepas dari apa yang sedang diiklankan melalui iklan yang ditampilkan?

Bayangkan kalau Anda sedang mencari laptop tertentu dan ada iklan dari pengecer online membawa Anda ke beranda mereka. Apakah Anda punya kesabaran untuk mencari model itu atau mencari di tempat lain?

Untuk meningkatkan peluang keberhasilan kampanye Anda, Anda harus meminimalkan upaya pengunjung. Mereka harus dapat menemukan apa yang mereka inginkan di iklan dengan langkah yang paling mudah dan tidak membingungkan, yang memiliki opsi terbaik. Jika halaman arahan Anda gagal melakukan ini, maka kampanye PPC Anda pasti akan membuang-buang uang dalam iklan atau mungkin malah gagal sepenuhnya.

4. Apakah Konversi Dilacak?

Meskipun pelacak konversi (baik pengiriman formulir atau panggilan telepon) sudah cukup standar saat ini dan setiap agen PPC harus diatur untuk kampanye Anda, masih ada bisnis di luar sana yang tidak melacak konversi pada kampanye Adwords mereka.

Beberapa argumen yang saya temukan adalah ternyata mereka tidak mau berbagi data bisnis mereka dengan Google.

Apala bisnis ini gagal dan tidak berfungsi sebagaimana mestinya kecuali kampanye penelusuran berbayar melacak konversi, tidak ada cara untuk mengetahui kampanye, grup iklan, iklan atau kata kunci tertentu yang menghasilkan konversi.

Ini adalah data penting yang akan memungkinkan manajer kampanye PPC untuk fokus pada keyword dan iklan tertentu yang dikonversi, meningkatkan penawaran BPA (biaya per akuisisi / konversi), dan membawa Anda lebih banyak konversi dan penjualan sementara pada akhirnya mengurangi biaya per konversi.

Apakah Anda menetapkan target biaya ideal per konversi? Apakah kampanye Anda menghasilkan konversi di bawah biaya ideal per konversi?

5. Apakah Kampanye Anda Melacak Nilai Konversi?

Pelacakan konversi hanya memberikan sebagian gambaran. Mengetahui nilai dari konversi ini agar Anda mulai menyadari laba atas investasi (Return On Investment).

Bayangkan Anda mempunyai kampanye pembuatan prospek dan agensi dan PPC Anda terus melaporkan peningkatan angka yang pesat. Anda mendapatkan jumlah prospek yang bagus dengan biaya per prospek lebih rendah dari yang diharapkan. Semuanya tampak bagus sampai Anda melihat under line.

Apakah konversi atau prospek tersebut menghasilkan penjualan yang sebenarnya? Apakah Anda melangkah lebih jauh dan menetapkan nilai untuk setiap konversi dalam pelacakan kode konversi?

Setelah nilai konversi sudah ditetapkan, kampanye PPC Anda dapat melaporkan laba dari iklan yang telah dihabiskan. Selanjutnya, strategi penawaran dapat direvisi untuk menawar berdasarkan laba atas iklan yang telah dihabiskan (ROAS) daripada target biaya per akuisisi (CPA) untuk memaksimalkan laba atas investasi (ROI) Anda.

6. Apakah Pengoptimalan Kampanye Agensi PPC Anda berada di Tingkat Kata Kunci?

Jika Anda mempekerjakan agen PPC besar, kemungkinan besar analis PPC di akun Anda kelebihan beban dengan beberapa akun lain dan kampanye Anda tidak akan terlalu diperhatikan.

Agen PPC dengan harga mahal ini juga memiliki otomatisasi besar yang bekerja melalui API Adwords untuk mengelola kampanye PPC. Mereka biasanya akan mengoptimalkan kampanye dengan pengaturan otomatis atau tidak melampaui kampanye atau di grup iklan terbaik yang mengoptimalkan kinerjanya.

Tapi, kampanye penelusuran berbayar harus dikelola pada tingkat grup iklan karena setiap kata kunci pada kampanye Anda adalah gerbang untuk berhubungan dengan bertarget pasar, oleh karena itu setiap kata kunci harus dioptimalkan untuk memastikan memberi traksi maksimum yang memungkinkan.

Meskipun saya pribadi tidak menentang otomatisasi, bot hanya bisa sejauh ini dalam memahami apa yang berhasil dan yang tidak. Campur tangan manusia masih membuat perbedaan besar dalam mengidentifikasi dan mengelola keyword istilah pencarian yang dapat berfungsi dengan baik untuk bisnis Anda.

Contohnya Agen PPC butik dapat membuat perbedaan besar jika membuat kampanye dengan segenap hati dan pemikiran mereka. Untuk setiap kampanye yang kami kelola, kami lihat setiap kata kunci untuk memastikan hal-hal berikut:

  • Hanya kata kunci yang terdiri dari 4 atau lebih kata yang paling relevan dan panjang yang digunakan dalam kampanye.
  • Setiap grup iklan memiliki tema yang unik dengan kata kunci yang terkait erat.
  • Jenis pencocokan kata kunci yang efektif (biasanya kami menghindari pencocokan secara luas).
  • Penempatan keyword negatif untuk meminimalkan traffic yang tidak relevan dengan yang baru ditambahkan setiap hari.
  • Kata kunci dengan kinerja ideal ditambahkan untuk pencocokan yang tepat dan sedang didominasi pangsa tayangan mereka (nanti akan dibahas lebih lanjut).

Sebagai contoh, kami telah bekerja dengan instalasi windows dan perusahaan perbankan yang datang dengan istilah untuk sistem operasi Windows. Klien lain ingin membersihkan AC di mobil, tapi secara konsisten yang muncul untuk mereka yang ingin memperbaiki AC rumah mereka. Analis pencarian dapat memunculkan pencarian dengan kata kunci yang pernah dicari dengan akurat.

7. Apakah Kampanye Anda Menggunakan Ketentuan Pencarian yang Sebenarnya?

Laporan istilah pencarian di Adwords sangat penting untuk mengidentifikasi istilah-istilah yang benar untuk kampanye Anda. Laporan penelusuran menunjukkan istilah penelusuran yang sering dicari oleh pengguna di Google saat mereka mengklik iklan Anda.

Apakah istilah penelusuran terbaik yang dapat ditambahkan sebagai kata kunci? Apakah istilah yang kinerjanya buruk dikecualikan sebagai negatif dalam grup iklan kampanye Anda?

Anggaplah keyword negatif sebagai daftar hitam untuk kata kunci yang seharusnya tidak Anda gunakan, pada akhirnya, itu adalah perlindungan Anda terhadap pengeluaran yang sia-sia di akun Anda. Langkah-langkah ini sangat efektif untuk meningkatkan kinerja kampanye Anda sekaligus meningkatkan laba atas investasi Anda untuk setiap biaya yang dikeluarkan.

8. Posisi Mana Yang Terbaik untuk Kinerja Iklan Teks Anda?

Mungkin agency Anda membanggakan kemampuan mereka untuk mencapai posisi pertama # 1 iklan. Siapa sih yang tidak suka menjadi urutan pertama?

Meskipun peringkat iklan teratas itu sangat bagus, Anda membayar mahal untuk biaya per clik. Laporan ‘perhitungan berlebih’ tapi dengan Adwords menunjukkan peringkat tempat iklan Anda dikonversi paling tinggi dengan biaya akuisisi terendah.

Jika persyaratan konversi Anda dengan peringkat iklan rata-rata 2 atau 3, kenapa kita harus membayar mahal untuk peringkat pertama?

9. Apakah Anda Melacak 1 Hari per Minggu / 1 Jam per Hari Yang Memiliki Kinerja Kampanye terbaik?

Apa Anda tahu hari apa dalam satu minggu atau jam berapa dalam hari itu saat dimana iklan Anda akan memberikan hasil yang terbaik?

Banyak pengiklan menjadwalkan kampanye mereka berdasarkan asumsi. Anda memiliki kesempatan untuk melakukan pendekatan yang sepenuhnya hanya mengandalkan data. Setelah Anda memiliki lebih banyak data pada kampanye Anda, Anda dapat mengetahui hari-hari dalam seminggu dan jam berapa pada satu hari yang memiliki biaya tertinggi. Jika Anda sudah menjalankan kampanye selama beberapa waktu, kemungkinan Anda sudah memiliki akses ke data ini.

Setelah melakukan Audit PPC untuk salah satu klien, kami menemukan bahwa pukul 12 siang hingga 5 pagi memiliki biaya per konversi tertinggi, hampir dua kali lipat dari jam-jam lainnya. Namun, kampanye berjalan sepanjang 24 jam tanpa ada penjadwalan iklan atau penyesuaian tawaran di tempat. Anggaran dapat dialokasikan kembali ke jam di mana biaya per konversi lebih rendah.

Idealnya jika ada penyesuaian tawaran untuk menawar lebih rendah atau kampanye dapat dijadwalkan untuk dijeda selama jam-jam tersebut. Ini akan menghemat pengeluaran setiap bulan.

10. Berapa Banyak Pangsa Tayangan yang Hilang Pada Keyword Teratas?

Jika Anda memiliki keyword yang mendorong jumlah konversi tertinggi dengan biaya terendah, Anda mungkin ingin tahu bagaimana Anda dapat meningkatkan traffic pada istilah itu.

Pangsa tayangan di Adwords memungkinkan Anda untuk memeriksa apakah ada volume pencarian tambahan untuk kata kunci yang dapat Anda manfaatkan. Jika Anda melihat ada persentase pangsa tayangan yang hilang untuk kata kunci, maka Anda harus kelola tawaran Anda untuk mendapatkan pangsa tayangan maksimum.

Semakin banyak mendapat pangsa tayangan dari kata kunci yang memberikan hasil yang baik (konversi dengan biaya per akuisisi rendah), Anda bisa mendapatkan hasil yang terbaik dari kata kunci tersebut.

Taktik Pencarian Berbayar

Pencarian berbayar mungkin merupakan salah satu taktik iklan dengan biaya rendah dengan kualitas terbaik dalam sejarah pemasaran.

Apalagi, setiap bit iklan dapat mendorong minat dan kesadaran pembeli yang berpotensi untuk pencarian pada mesin pencari yang nantinya dapat dikonversi. Seperti dapat memasukkan seluruh portofolio media Anda, pemasaran mesin pencari tersedia 24 jam, tujuh hari seminggu, dan 365 hari setahun untuk menangkap permintaan dan merekomendasikannya ke halaman Anda.

Tidak ada yang bisa menyangkal kalau pencarian berbayar berfungsi sangat baik di bagian bawah corong, tetapi bagaimana dengan posisi atas dan tengah? Secara historis, istilah saluran atas memiliki BPK yang lebih tinggi dan tingkat konversi yang lebih rendah, jadi kadang pemasar mungkin merasa dibenarkan dalam menentukan prioritas istilah tersebut dan berfokus pada istilah bawah di mana metrik terlihat lebih baik.

Tapi, hanya berfokus pada corong bawah tidak sesuai dengan cara konsumen mencari. Konsumen menggunakan mesin pencari di corong selama mereka ingin mencari barang belanjaannya.

Dari penelitian Forrester Consulting, kita semua punya kecenderungan yang sama.

  • 95 persen responden menggunakan setidaknya satu saluran pencarian untuk penemuan (corong teratas)
  • 94 persen responden menggunakan paling tidak satu saluran pencarian untuk pertimbangan / pembelian (saluran tengah)
  • 93 persen responden menggunakan setidaknya satu saluran pencarian untuk keterlibatan (saluran awah)

Dengan data yang real time dan provite yang jelas. Konsumen mencari di seluruh corong, dan banyak pengiklan (tetapi tidak semua) cenderung melihat SEM corong atas sebagai “tidak efisien.” Mereka mungkin memiliki beberapa istilah atas dan menengah yang paling relevan dan jelas dalam akun pencarian mereka, tapi hanya untuk melengkapi istilah saluran bawah yang memiliki skala terbatas dan yang tidak menghabiskan anggaran yang terlalu besar.

Tapi, bagaimana kalau …? Bagaimana jika tidak terlalu fokus mengejar KPI adalah yang paling efisien secara harfiah untuk menahan terus berkembangnya pencarian hari ini?

Pertimbangkan mengenai program berbayar milik Anda. Apa dengan Ads sudah sejalan dengan cara konsumen menggunakan mesin pencari dalam mengambil keputusan pembelian dengan kategori Anda atau dengan sengaja berfokus pada saluran bawah sehingga dapat memberikan ROAS tertinggi dalam laporan pemasaran bulanan?

Jauh lebih baik jika kami mengisi corong kami dengan penelusuran corong atas dan tengah? KPI atas dan tengah mungkin tidak pernah menumpuk kinerja saluran atas, tapi mungkin mereka dapat mempengaruhi lebih banyak tujuan bisnis daripada taktik pemasaran saluran atas lainnya seperti tampilan online atau bahkan TV.

Setiap pencarian mewakili pelanggan potensial

Jika 90 persen pencari belum memutuskan merek apa yang ingin dicari sebelum memulai pencarian mereka, mengatur dan menempatkannya di depan konsumen ketika mereka baru memulai pencarian saat mereka berbelanja mereka itu akan diprioritaskan. Dan ketika konsumen mencari istilah saluran menengah saat mereka melengkapi penelitian mereka dan lebih mendekati niat untuk membeli dapat menjadi titik belok yang sangat penting bagi sebuah brand untuk mempengaruhi mereka.

Karena beberapa hal, pemasar harus melepaskan cara-cara lama dan mengadopsi pola pikir baru, menggali lebih dalam dan mencari jauh pola pencarian konsumen individu melalui permintaan. Pencarian berbayar bukan lagi produk dengan KPI luas, seperti konversi dan klik. Klik bukan lagi klik; mereka mewakili konsumen individu pada pencarian tertentu.

KESIMPULAN

Analisis 10 aspek teratas ini dapat mengungkapkan mengapa kampanye PPC Adwords Anda gagal. Kami biasanya menemukan bendera merah pada sebagian besar parameter ini saat mengaudit kampanye Adwords yang dikelola oleh agency PPC lainnya.

Apakah kampanye Anda tidak berkinerja dengan baik? Mengapa Anda tidak belajar lebih dalam mengenai Google Ads sehingga dapat mengetahui secara detile dan memantau traffic kampanye Anda?

Untuk Informasi lebih lanjut Whatsapp 089602709987 / hello@erudite.id

Jessica Wijaya

Related Training